All for Joomla All for Webmasters

Revolusi Pertanian ? Bagaimana Caranya?

Dalam era modern ini—semua telah menjadi mudah dengan segala sesuatu yang instan dan tak perlu repot lagi melakukan proses ini itu sebelum mendapatkan hasil yang kita harapkan—termasuk dalam dunia pertanian dengan segala dinamikanya untuk menggiring petani mengambil langkah instan yaitu dengan menggunakan pupuk kimia.

Namun yang terjadi dan tengah berlangsung adalah penggunaan bahan kimia yang berlebih dalam proses bertani. Menjadikan alam yang kita tempati terancam keberadaannya—karena bahan aktif dari zat kimia yang kita gunakan sangat mencemari, dan merusak alam.

Dalam hati nurani kita masing-masing mungkin bertanya—mampukah alam bertahan dengan gempuran bahan kimia yang membabi buta?

Jawabannya TIDAK !!!

Petani melakukan proses pemupukan merupakan langkah untuk meningkatkan hasil panen—dan memang hasil panen meningkat, namun tak mampu bertahan dalam waktu yang panjang. Setelah itu tanah yang kita gunakan untuk bercocok tanam mengalami kerusakan, menjadi tandus, dan bertekstur sangat keras. Hal tersebut sangat disayangkan sebab—secara tidak langsung tindakan yang kita lakukan menggambarkan bahwa kita tidak mampu untuk berpikir panjang, dan hanya bertumpu pada ego untuk mendapatkan hasil yang melimpah dengan usaha yang minim.

Dalam hal ini kita harus berpikir secara bijak—bagaimana kita mampu mendapatkan hasil panen maksimal namun tetap menjaga alam agar tetap menjadi tempat yang nyaman bagi seluruh makhluk.

Bagaimana caranya?

Indonesia menjadi salah satu negara yang memiliki kekayaan Sumber Daya Alam yang melimpah. Mengapa kita tidak memanfaatkan hasil alam dan mengembalikan ke alam?

Untuk miningkatkan hasil panen, kita bisa menggunakan pupuk yang alami, tentunya ramah dan bersahabat dengan alam—misalnya menggunakan pupuk kompos, pupuk dari fermentasi batang atau daun tumbuhan yang telah gugur, atau jika ingin yang lebih praktis dapat mengguanakan produk tanaman yang menggunakan bahan dasar alami.

Ribet?—Tidak, kita tak perlu ribet untuk tetap ramah lingkungan. Hanya perlu menggunakan pupuk dasar (kompos) saat menanan, lalu rutin pemberian hormon tanaman Jimmy Hantu Ratu Biogen—hasil panen kita dapat meningkat tanpa merusak alam.

Dan manfaat hasil tanaman dari pemberian pupuk organik sangat baik bagi tubuh, selain mengurangi zat kimia yang masuk dalam tubuh—tanaman organik yang kita konsumsi mampu menjadikan badan kita lebih sehat, dan daya tahan tubuh meningkat.

Bagaimana?

Masih berpegang teguh dengan cara instan (memanfaatkan bahan kimia), atau melakukan revolusi utuk kebaikan bersama?—bayangkan jika anak cucu kita kelak hanya mendapat peninggalan tanah yang tandus, air yang tercemar, dan makanan yang sangat banyak mengandung bahan kimia.

Tak perlu menunggu rusak jika kita ingin memperbaiki, revolusi yang cepat dan tepat akan membawa dampak positif dari seluruh aspek. Dan manusia bijak akan meraih ambisi tanpa merusak yang ada di sekitar – jimmyhantu.com

  1. Forex Review Reply

    Saat ini, di pasaran tersedia pupuk buatan bersubsidi dan non-subsidi. Untuk mendapatkan pupuk bersubsidi, petani harus tergabung dalam kelompok tani. Harga pupuk bersubsidi dan non-subsidi ditetapkan oleh Menteri Pertanian .

    • admin Reply

      untuk meminimal penggunaan pupuk buatan, kita dapat memaksimalkan kohe untuk melakukan pemupukan. seanjutnya memperbanyak andil dalam pelatihan pembuatan pupuk organik dari sisa limbah tanaman. terimakasih

Leave a Reply

*