Benah Tanah ala Jimmy Hantu Ratu Biogen

Pupuk Hayati sebenarnya bukanlah pupuk, karena di dalamnya tidak mengandung unsur hara yang dibutuhkan oleh tanah. Pupuk hayati berisi makhluk hidup (mikroba) positif yang dibuat sedemikian rupa sehingga dapat digunakan dan dimasukkan ke dalam tanah sehingga mampu mengubah dan memberikan dampak positif terhadap potensi-potensi yang ada di dalam alam. Azotobacter Sp dan Azoosprilium SP bakteri yang mampu menambatkan N di udara ke dalam tanah, Lactobacilus SP adalah bakteri yang mampu mendekomposisi zat organik dalam tanah sehingga dapat diserap oleh tumbuhan secara cepat.

Beda dengan pupuk anorganik, kerena anorganik berisi unsur hara yang secara kuantitas lebih banyak (nitrogen, phospat, dan kalium) dan secara langsung unsur tersebut dapat diaplikasikan ke dalam tanah serta diserap oleh tumbuhan. Tetapi,perlu diingat penggunaan pupuk anorganik secara terus menerus akan mengakibatkan terdegradasinya kualitas tanah. Tanda-tanda tanah telah mengalamai degradasi, diantaranya adalah tanah menjadi lebih keras, tidak gembur, asam, kesuburan menurun sehingga selalu membutuhkan pupuk yang lebih banyak.

Untuk mengembalikan tanah supaya mengandung unsur organik yang tinggi dengan memperhatikan unsur biologis tanah, mau tidak mau petani harus merubah pola pikirnya. Tidak boleh lagi tergantung dengan pupuk instan (anorganik), harus berpindah kuadran. Kuncinya yaitu memasukkan zat organik lebih banyak di dalam tanah, bakteri positif, dan abu organik.

Singkat kata, yang lebih praktis dan mudah dipahami petani yaitu wajib memberikan pupuk kandang (kompos) setiap kali mau tanam, kembalikan sampah organik bekas panen ke lahan, berikan arang organik (biochar)-dapat beruba arang sekam, arang bonggol jagung- dan terakhir  semprotkan POC Hantu Ijo Royo-Royo (pupuk hayati) setiap mau tanam dan masa tanam cukup 7-10 hari sekali.

Jika pola diatas dilakukan petani, kebutuhan akan pupuk anorganik akan sangat minim dan bisa dikurangi bahkan dalam titik tertentu akan menjadi nol persen anorganik. Selain itu, jika konsiten dengan sistem tersebut, penyakit-penyakit yang secara potensi menyerang tanaman juga akan mudah diatasi. Terakhir, ingat tanaman yang dibutuhkan adalah makanan, dan makanan tumbuhan ada di dalam tanah, tidak mungkin tumbuh bagus sebuah tanaman jika tanahnya tidak baik, so jangan pernah bermain-main dengan kualitas tanah, benahi dan beralihnya dengan  cara diatas. Selamat Mencoba !!!

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *